Header Ads

Pertanian

Desa Cabbiya memiliki luas lahan pertanian seluas 445,77 Ha, namun banyak yang belum dimanfaatkan. Beberapa hal yang menjadi kendala warga desa dan kelompok tani adalah lahan kering dan kurangnya air. Hasil komoditas pertanian di Desa Cabbiya yang terbesar adalah Jagung, dan Ubi Kayu atau Singkong.
Data pada tahun 2015 menyatakan bahwa di Kecamatan Talango hasil panen untuk tanaman Jagung mencapai 10.878,5 Ton/Ha dengan luas lahan mencapai 4.253,5 Ha. Warga Cabbiya sendiri memanfaatkan 81,95% dari total luas lahan produktif dan non produktif sebagai lahan pertanian. Luas lahan pertanian yang dimanfaatkan warga untuk menanam jagung sebesar ±75% atau sekitar 396 Ha. 

Ubi kayu atau singkong yang sering disebut sabreng oleh masyarakat Cabbiya merupakan salah satu hasil pertanian yang melimpah. Singkong ditanam pada musim kemarau sebab saat kemarau petani tidak menanam jagung. Jadi, lahan pertanian yang digunakan untuk menanam singkong adalah lahan pertanian bekas tanaman jagung.

Hampir seluruh rumah penduduk di desa Cabbiya memiliki lahan kosong yang dimanfaatkan oleh penduduk untuk ditanami cabe rawit. Cabe-cabe rawit yang mereka tanam kemudian dijual ke pasar sebagai pendukung perekonomian keluarga mereka. Di samping bekerja sebagai perantauan, para orang tua yang menempati desa memanfaatkan lahan kosong atau pekarangan mereka sebagai tempat penanaman cabe rawit dan tanaman lainnya.

No comments